Yamaha Grand Filano 2023

Infotomotif – Motor keluaran teranyar yang dirilis oleh PT. Yamaha Motor Indonesia Manufacturing pada awal tahun 2023 tersebut, merupakan adik dari Yamaha Fazzio. Gosipnya, penambahan anggota keluarga dari Classy Family ini, tak lain untuk memenuhi kebutuhan pasar saat ini.
.
Mungkin karena melihat antusias masyarakat indo pada motor Yamaha Fazzio. Yang jelas, Yamaha Grand Filano ini dibekali teknologi mesin, bahan bakar serta fitur-fitur yang tak jauh beda dengan sang kakak.
.
Diantaranya, BlueCore Hybrid, Connected dan lainya. Nah, buat kalian yang penasaran, bisa langsung saja cek video review -(lengkap dengan harga OTR Sumedang) -nya di YouTube Channel Akar Tangkall ✨
.
Sebagai dukungan kalian terhadap channel yang menyajikan informasi seputar peristiwa update dan wawasan seputar otomotif, yakni Akar Tangkall, bisa melakukan subscribe serta menyalakan loncengnya 
.
Terimakasih dan i lope u too ✨
.
Berikut link video lengkapnya – https://youtu.be/O2l5tl3G8ec
.
#kumahathejourney #akartangkallwannabe #infotomotif #learn #freedom #wisdom #otomotif

Iklan

Kamar Rapi dan Pikiran yang kacau

Objek : Kamar Berantakan



“Bangun itu minimal harusnya kamu langsung bereskan tempat tidur, belajar dong yang rapi dari sekarang, rambutmu itu juga dicukur pendek, klo udah gede nanti jadi PNS, harus disiplin. Jangan seperti mama yang tak bisa sekolah karena harus kerja” katanya sambil berlalu menuju dapur.

Mama itu klo sudah ngedumel pasti saja bercampur dengan mimpi, kaya orang ngelindur. Meski begitu, orang ngelindur biasanya jujur, karena lapisan kesadaran yang masih belum terkontaminasi di luar dirinya sendiri.

Berbeda dengan makelar mimpi yang menggadangkan kata reformasi tanpa esensi dan syarat akan kepentingan pribadi. Ya, makelar ini biasanya bermunculan dimusim pra kampanye dan pesta demokrasi. Kala nada-nada dangdut dan bagi-bagi nasi kotak plus dengan sehelai kaos berlogo dibagikan pada korban manipulasi.

Politik merusak budaya yang melahirkan indonesia, politik yang memporakporandakan suku, agama dan kelompok-kelompok masyarakat demi lahirnya ikatan bhineka tunggal Ika.

Seperti tak mau tau masalalu yang kelam, tentang darah kering yang kini masih menangis dipojokan gedung kemerdekaan. birokrasi yang lupa landasan. tentang kesejahteraan, keadilan, serta kemanusiaan yang beradab.

Republik ini seperti kamar pecah yang ditata rapih melalui reformasi, demokrasi yang lantang berpendapat namun abai atas pikiran rasional. Alhasil, prilaku menyimpang berselimutkan mimpi tentang surga kehidupan, berkumandang dipanggung-panggung hiburan.

Otoriter menyusup melalui pendidikan, ciptakan pembenaran realitas diatas kertas. Budaya berpikir tenggelam, hanyut lepas pada fundamentalis deras, tak pernah lunas, nahas.

“Kalo sudah jadi PNS, hidup terjamin, bla..bla…bla…..” Tambahnya masih saja berceramah di depan wajan dan alat-alat dapur.

Mama gak tau bahwa fakta ada manusia beragama masuk bui karena melanggar sumpah di bawah sumpah kitab suci, mama juga gak tau klo guru cabul selesai dengan hanya menikahi siswi korban, mama gak tau doktor kkn lengkapi borang universitas, mama gak tau dokter bisnis dengan jiwa jiwa miskin, mama gak tau pejabat yang mereformasi birokrasi tapi prilakunya korupsi.

“Justru itulah alasan makanya mama ceramah depan lemari gantung dan megicom, biar nasi sendok dan garpu saja yang jadi pemerintah” kata bapak sambil dansa bawa sapu, lalu menyerahkan sapu itu kepadaku dengan perintah bersihkan rumah.

Contoh fakta alternatif

Anak-anak : bermain air di bawah hujan

Tidak ada dusta di dunia ini, yang ada hanyalah fakta alternatif
.
“Heh tong, mana anak gue?” Tanya IRT mencari anaknya yang sedang main air,

“Oh si Ujang ya, klo gak salah sih tadi lari ke jalan depan” Jawab bocah yang terlihat menggigil dengan memegang leher kaos oblong yang diangkat ke dagunya.

Sikap melindungi si Ujang dari amarah sang ibu yang tadi melarangnya bermain di bawah hujan, sekaligus memposisikan diri pada kondisi aman. Sebab bocah itu sadar bahwa dialah yang berteriak di balik pagar hook untuk mengajak si Ujang bermain.

Dalam pikirnya bocah itu tidak sedang mengucapkan kebohongan, tapi bukan pula sebuah kebenaran. Pada kasus ini, ia hanya menyampaikan fakta alternatif.

Ya, layaknya penasihat senior yang mengklarifikasi kebohongan juru bicara terkait jumlah kehadiran dalam inagurasi presiden Donal trump di depan kamera wartawan.

Tak ada kebohongan, yang ada hanyalah foto segelas kopi yang diambil malam kemarin di @kedaiakartangkall dan diunggah ke group what’s app malam ini. Tentu dengan caption “ngopi ah”, seketika asap panas kopi dari foto itu terbang bersama kesan “gass ah, si itu geus di kedai da”.

“Ah ajig barudak can daratang mang? Ari dina group motokeun ciga geus di kedai” Katanya, sedikit kesal karena merasa tertipu oleh kawan mainnya.

Demikian, kajian realitas terlatih tanpa kejelasan apa yang dibangun dengan jawaban mengapa.

Diulang dan terus terlatih, hingga manusia tidak memiliki hasil pikir yang andal dan lagi-lagi dibingungkan oleh prilakunya sendiri 

Ingin tahu kenapa? Come to #kumahathejourney #deadisgallery #nalar #criticalthinking #thinkprogressive #life #childrencare #bocah #learn #freedom #freedomwriters #wisdom

Media dan Kapasitasnya

@deadisgallery

#nulislagiah #kumahathejourney

Di dalam media, ada hukum ekonomi supply and demand. Ya, penyediaan dan permintaan, pertimbangan sisi bisnis tentu saja selalu tentang apa yang paling laku.

Melalui hukum itu sering kali dikatakan bahwa “media itu kan hanya memberikan apa yang menjadi tuntutan penonton”.

Namun perlu diingatkan juga, bahwa wartawan bukanlah alat untuk memuaskan warga, wartawan melalui medianya adalah trade center.

Wartawan berada di garda paling depan dari penyebaran informasi, dan informasi bukanlah pengetahuan, informasi adalah dasar untuk membentuk pengetahuan dan memperluas pemahaman terdahap realitas. Hal senada sering saya sebut dengan istilah ‘membongkar cakrawala’.

Maka sebagai trade center, wartawan dapat mengubah dimand, mengubah tuntutan, karena informasi bukanlah soal selera, suka atau tidak suka.

Hanya saja untuk menjadi trade center, diperlukan kepekaan yang masuk akal. Bukan hanya persoalan yang sedang terjadi, tetapi masalah intelektual apa di jantung persoalan tersebut.

Penerapan metode 5-W 1-H masih diterapkan untuk penulisan dalam membuat prodak jurnalistik, setidaknya upaya pengurangan subjektivitas dan menyelisik persoalan realitas yang objektif masih tetap membuat wartawan terlatih berkarya.

Yang kerap menjadi soal, justru ada pada narasumber, pemilik hak jawab yang terkadang meleset dari apa yang dipersoalkan.

Hal tersebut tak lain merupakan kegagalan pendidikan, di mana ilmu-ilmu hanya menjadi alat untuk mencapai tujuan, namun tujuan ilmu untuk sebuah etiquette telah lolos. *G

learn #onepercent #science #journalist #etik #freedom #freedomwriter #wisdom

Sejumlah Mahasiswa UPI Sumedang Manfaatkan Moment Kirab Panji Guna Menambah Wawasan Kebudayaan

Foto : Hima Industri Pariwisata Upi Sumedang, Senin (16/5/2022). Mr.G/Dok

Sumedang – Sejumlah mahasiswa UPI yang tergabung dalam himpunan mahasiswa (HIMA) Industri pariwisata, ikuti kirab panji dalam rangka Hari Jadi Sumedang, Senin (16/5/2022).

Ketua hima Industri pariwasata UPI Sumedang, Taufik Fikrya, menjelaskan bahwa ia dan 33 anggotanya sengaja berpartisipasi, dengan maksud untuk menambah wawasan terkait budaya di Sumedang.

“Tertarik, kemudian yang lainnya juga bersemangat ikuti acara dan akhirnya kami ikut dalam barisan pawai kirab tersebut” Ujar Fikri kepada Mr.G,

Mahasiswa semester 4 itu mengaku, bahwa dengan mengikuti kegiatan tersebut, dirinya sempat takjub dengan pertunjukan teater penyerahan mahkota binokasih.

“Ada pertunjukanya juga, takjub. Selain itu, acara ini sedikit banyaknya telah memberikan bukti atas keberadaan budaya Sumedang lengkap dengan kerajaanya” tuturnya,

Juga, tambah Fikri, tidak semua rekan mahasiswanya yang berasal dari Sumedang, ia memastikan mereka yang berasal dari luar Sumedang sangat antusias dan senang dalam mengikuti kirab ini.

Salah satu anggotanya, Marcel Viergiano Maryono Putra, menegaskan bahwa dirinya benar-benar berantusias untuk ikut berpartisipasi dalam acara kirab ini. Pasalnya, di daerah asal tinggalnya, ia tidak pernah menemukan acara budaya seperti yang ada di Kota Sumedang ini.

“Di tangerang kan tidak ada acara seperti ini. Ya saya sendiri belum pernah melakukan kegiatan budaya seperti ini” Ujar Marcel,

Di samping itu, tanggapan dari Ketua Hari Jadi Sumedang Agus Wahidin, bahwa kegiatan kirab ini merupakan event budaya yang tidak bisa dilepaskan, khususnya dari adat kebudayaan Sumedang.

“Seandainya keadaan tidak sedang pandemi juga dikelola dalam penyelenggaraanya secara ideal, kirab panji ini merupakan kegiatan yang banyak di minati oleh masyarakat Sumedang” katanya kepada Mr.G, di lokasi kegiatan.

“Karena Sumedang larang ini, kan merupakan penerus Kerajaan Pajajaran. Seperti yang dipertunjukan tadi, kan ada penyerahan mahkota binokasih” tambahnya,

Penulis : Mr.G

Apasih Yang Membedakan XSR155 W-GP 60th Anniversary dengan XSR biasa? Ini Dia Perbedaanya

Foto : Yamaha XSR155 VVA warna Black dan Spesial Edisi World GP 60 Anniversary, di Dealer Resmi Yamaha, Jaya Perkasa Motor Sumedang, Selasa (10/5/2022) oleh Dedi/YamahaTv INFOTOMOTIF – Sebelum anda membeli motor yang satu ini. Ya, Yamaha XSR 155 VVA, ada baiknya jika anda terlebih dahulu mengetahui terkait perbedaan antara kedua model tersebut. Pada bagian […]

Apasih Yang Membedakan XSR155 W-GP 60th Anniversary dengan XSR biasa? Ini Dia Perbedaanya

Kops Sar Supriono; hari ke4 ini belum ada titik terang terkait korban hilang, pencarian masih terus dilakukan sesuai SOP

Foto : Jumpa Press Terkait Banjir Bandang Citengah Sumedang, Sabtu (7/5/2022) sekitar jam 17.00 Wib

Sumedang News – Jelang apel penutupan pencarian korban banjir hari ke 4, Komandan Operasi SAR dari Basarnas, Supriono menjelaskan bahwa pelaksanaan operasi SAR akan dilaksanakan sesuai SOP.

“Secara teknis, pelaksanaan operasi SAR akan dilaksanakan sesuai SOP, akan kita maksimalkan sampai 7 hari.” Ujar Supriono kepada ruber.id, Sabtu (7/4/2022) sore,

Ia menjelaskan jika selama 7 hari masih belum ditemukan, maka pihaknya akan melakukan evaluasi dengan pihak pemerintah kabupaten Sumedang, keluarga korban dan relawan.

Supriono juga menuturkan terkait hambatan dalam pencarian, terdapat beberapa titik penyempitan dengan diapit oleh tebing.

“Ada penyempitan di beberapa spot pencarian, di mana samping kanan dan kiri tebing, otomatis dibituhkan juga skil yang mumpuni untuk dapat mengarungi sungai arus deras tersebut” tuturnya,

Meski demikian, tim bisa melewati hambatan tersebut dan diintrupsikan agar tetap meningkatkan kewaspadaan tim agar tetap aman dan selamat.

Sejauh ini titik pencarian tengah sampai ke perairan Majalengka dan Indramayu.

“Pencarian telah sampai ke perairan Majalengka, karena di hulu ada tim bpbd indramayu dan majalengka untuk menyusur beberapa dam di sana” ujarnya.

Sementara itu, untuk wilayah pencarian telah mencapai radius kurang lebih 15 – 20 km dari TKP, total untuk area sumedang saja.

“Mulai dari lokasi kejadian sampai ke Sentig Ganeas, kemudian sampai ke bendungan Rengrang.” Pungkasnya.

Penulis : Mr.G

Hari ke 4 Pencarian Aira, Libatkan Tim Sar Majalengka dan Indramayu

Foto : apel penutupan pencarian Aira, di posko utama evakuasi bnjir Citengah, Rabtu, (7/5/2022), sekitar Jam 17.00.



Sumedang News – Jelang hari ke 4 pencarian korban Aira Dwi Rahmayuda, 13, yang hanyut dalam peristiwa banjir bandang, Rabu (4/5/2022) lalu,

Komandan Regu Tim Sar Gabungan untuk Pengarungan Sungai, Darmanto, mengatakan terkait hal itu, pihaknya telah melakukan koordinasi melalui forum ke tim sar Indramayu dan Majalengka.

“Koordinasi perluasan area pencarian dilakukan berdasarkan kemungkinan-kemungkinan dan analisa tim sar di lapangan, dan itu sudah dijalankan sekaligus update laporan per kegiatan di group” Ujar Darmanto, Sabtu (7/5/2022) di posko pencarian,

Ia menjelaskan, upaya pencarian juga dilakukan oleh tim darat karena melihat adanya potensi korban tersangkut dan tertimbun material banjir.

“Berdasarkan pengalaman. karena banjir bandang yang terjadi di desa citengah ini mengalami kenaikan air mencapai sekitar 4-5 meter, potensi korban tertimbun sampah atau ‘nyangkut’ tengah juga dipertimbangkan” katanya,

“Dalam 4 hari ini, tim telah menyusur sungai dan daratan hingga mencapai kira-kira 15 km, itu total untuk di daerah sumedang saja” tambahnya.

Di samping itu sekda kab sumedang herman melaporkan kepada wartawan, bahwa 8 sektor Search Rescue Unit atau SRU pencarian telah bergerak.

“yang 7 fokus pada penyisiran, pengarungan dan pemantauan, dan 1 safety officer. Kemudian kurang lebih ada 16 orang dari bpbd basarnas dan komponen lainya melakukan assessment ke hulu sungia citengah” Tutur Herman,

Pencarian masih akan terus dilakukan sesuai SOP, yakni sampai hari ke 7 pasca kejadian.

Sementara itu, melihat kondisi serta cuaca yang kurang mendukung, proses pencarian di hari ke 4 ini telah diberhentikan sementara melalui apel penutupan sekira jam 17.00 wib.

Penulis : Mr.G

Kepala Desa, Otong : Tempat Wisata di Desa Citengah Liar Tak Berizin

Foto : Salah Satu Destinasi Wisata Desa Citengah, River In

Peristiwa Sumedang – Kepala Desa Citengah, Otong Sumarna, 63, mengatakan sejumlah tempat wisata yang muncul di wilayahnya tidak berizin. Ia mengatakan, khususnya wisata alam yang berada dekat dengan sepanjang bantaran sungai Cihonje.

“Saya juga sempat mendapatkan pertanyaan dari BBWS Cirebon, terkait wisata di sini. Bahwa kenapa ini aliran sungai dipersempit seperti ini? Yaa saya juga kurang tahu, tidak ada konfirmasi kuga sebelumnya. Saya malah suruh tanya saja langsung ke pihak yamg membangunnya” ujarnya kepada wartawan, Kamis (5/5/2022) di lokasi kejadian, siang.

Ia berharap kepada pemerintah untuk segera menindaklanjuti dan melakukan penataan lagi berikut izin-izin wisata, jangan sampai banyak tempat wisata yang baru bermunculan secara liar tanpa adanya perijinan.

Foto : TKP Aria Terjatuh dan Terseret Arus Sungai, Rabu (4/5/2022) kemarin, dok

Dulu, tepat satu bulan sebelum peristiwa banjir kemarin, sempat juga terjadi banjir bandang di tahun lalu. Bahkan, banjir di sini terjadi di tiap tahun.

“Dulu 2021 itu terjadi sebelum ramadan, bulan maret. Sekarang bulan april setelah ramadan.” Tandasnya,

Otong menuturkan, bahwa salah satu hal yang bertentangan adalah terjadinya penyempitan jalur sungai di tempat wisata khususnya di river in.

“Harusnya kan pembangunan dilakukan di tanah sendiri, bukan malah ngambil ke bantaran sungai” tuturnya.

Sementara itu, terkait arus yang menyebabkan luapan air hingga bisa terjadi banjir bandang, masih dalam proses penelitian.

“Jadi masih belum pasti, masih diteliti. Entah air dari karembi atau buangan air dari margawindu. Makanya perlu di tata juga melihat margawindu kan banyak bangunan wisata liar” katamya.

Demikian, ia menjelaskan terkait korban kiwa adalah anak usia 13 tahun, asal indramayu yang sedang berwisata dan baru saja berulang tahun.

Penulis : Mr.G

%d blogger menyukai ini: